INI AKSIKU…..AKSIMU….DAN…. AKSI KITA SEMUA….

0
28

dpcpks-bojonggede.com – Catatan Seputar Flash Moob DPRa Cimanggis,  24 Februari 2019

“Mengarungi samudera
kehidupan
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan
Tiada masa tuk berpangku tangan
Setiap tetes peluh dan darah
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah
Kan menjadi saksi pengorbanan

Allah ghoyaatunaa
Ar Rosul qudwatunaa
Al- Quran dusturunaa
Al jihaad sabiilunaa
Almautu fii sabilillah
Asma amanina

Allah adalah tujuan kami
Rasululloh teladan kami
Al-Quran pedoman hidup kami
Al jihad jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah
Cita-cita kami tertinggi”

Lirik Nasyid Shouthar “Bingkai Kehidupan”, mengiringi langkah kami di aksi Ahad pagi ini.

Seperti aksi-aksi sebelumnya yang selalu digelar setiap pekan dengan berbagai variasinya, kali inipun menyisakan gerimis dalam hati. Ada rasa bangga, bahagia, haru, dan segala rasa bergejolak dalam jiwa-jiwa kami, saat menyatukan langkah membersamai perjuangan ini.

Sore dan malam hari sebelum aksi flash moib digelar, hujan deras  mengguyur, disertai petir yang menggelegar, membasahi tanah-tanah jelajah di sekitar wilayah Bojonggede, tak terkecuali wilayah kami.

Saat pagi menjelang…..matahari menampakkan sinarnya, menerobos celah rumah kami dan titik-titik aksi yang akan kami gelar.

WhatsApp Image 2019-02-24 at 12.58.07Teringat flash moob sebulan lalu, saat kami harus menerobos hujan deras dengan beberapa ruas jalan yang membuat tunggangan roda dua kami agak tersendat melaluinya, krn terjangan banjir. Hal tsb saja tdk menyurutkan langkah kami sejengkalpun, untuk tiba di titik lokasi aksi yang terpusat di satu titik pada saat itu, wilayah Bambu Kuning, pertigaan arah Pemda Cibinong….

Teringat juga dgn perjuangan seorang kader, ibu dr dua orang anak yg secara fisik nampak tdk sehat, ditambah cuaca dan hujan yg mengguyur, tdk surut langkah, tetap membersamai aksi tersebut.

Terlebih pagi ini, tentunya semangat kami lebih menggunung. Semua kader yg sudah di lokasi titik kumpul mendapat arahan dari komandan lapangan kami dan langsung dibagi menjadi tiga titik, yaitu depan perum Sentra Danau Kemuning, Tugu Bambu Bilabong, dan pertigaan arah Pura Cipecang.

WhatsApp Image 2019-02-24 at 12.58.05Semua kader bersiap dan menyebar di tiga titik yang telah ditentukan, walaupun ada sebersit kekhawatiran dgn jumlah kader yg ada, mampukah kami melesatkan syiar yang kami usung pada warga yang melintasi ruas-ruas jalan di mana kami berada….dan….Allamdulillah, tak lama kami berdiri…..beraksi…. memasang properti… kader-kader lain berdatangan menyusul, melengkapi keberadaan kami. Kekhawtiranpun pupus dari benak ini dan aksi menjadi lebih semarak.

Segudang rasa bersemayam di hati, setiap aksi digelar, tak terlukis betapa bangganya kami, berada dalam barisan ini, menunjukkan kepada khalayak yang melintas di depan kami, walaupun mungkin aksi perjuangan ini tidaklah seberapa dibandingkan dgn perjuangan para pendahulu kami dan saudara kami di belahan negeri lain.

Kami sadar, ini adalah momen kami berjihad, sebagai bentuk upaya kami menabuh panji-panji kemenangan, yang akan mendapat nilai dan menjadi bagian dari penegakkan syariatNya.

Kami akan terus dan tetap bergerak, disisa waktu yang kurang dari 50 hari ke depan, dikurangi masa tenang.

Allohu Robbanaa….waktu terus bergulir….semoga kami dapat terus memaksimalkan perjuangan ini….hingga Engkau berkenan memberi kemenangan dengan caraMu….

ceritadiujungsenja
24Februari2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here