Pengalaman Tim Basmi Corona PKS Bojonggede

0
6

Mengemban amanah sebagai operator penyemprotan cairan disinfektan membasmi virus corona ternyata ngeri-ngeri sedep juga yak. Ngerinya, jujur aja nih, setiap kita pasti ada kekhawatiran dengan keselamatan diri dan keluarga.

Tapi ternyata gak semuanya ngeri kok, ada sedepnya juga, salah satu sedepnya kita bisa silaturrahmi sehingga banyak sodara, dan kenal dengan lingkungan. Dalam agama Silaturrahmi bisa memanjangkan usia, dan banyak rezeki loh.

Buat tim basmi corona yang dibentuk oleh DPC PKS Bojonggede, gak terasa hari ini sudah berjalan empat hari dan besok memasuki hari ke lima. Tentunya ada banyak pengalaman yang mereka dapatkan, karena bisa berjumpa langsung dengan berbagai karakter masyarakat yang cemas ketakutan.

Hari ini tim bogorupdate, sempat mewawancarai, salah seorang tim basmi corona PKS Bojonggede bernama bapak Fery Juni Wibowo. Disela waktu rehat setelah sholat dzuhur bang Fery biasa dia disapa menceritakan pengalaman selama empat hari keliling di empat desa wilayah Kecamatan Bojonggede.

Aksi layanan Crew Desinfektan Spray DPC PKS Bojonggede

“Dilapangan kita menemui bermacam karakter masyarakat, mulai dari yang menolak mushollanya untuk disemprot, sampai ada juga pengurus rt yang meminta wilayahnya berjumlah sekitar 200 rumah untuk disemprot disinfektan sama kita dan siap untuk membayar, kata Fery.

“Ada yang lucu, kata Fery sambil nyengir kecut.. Saat kami melintas di salah satu gang sempit di desa Rawapanjang, waktu itu ada segerombol anak-anak dan emak-emak yang sedang duduk ngobrol di teras rumah, rombongan kami muncul dari tikungan gang, melihat saya memakai baju mirip astronot, seketika itu juga mereka kabur bubar sambil setengah teriak, ada corona, ada corona. Hmmmhhh….. die kira gua mirip korona, sambil pasang muka ketus asem bang Fery, tapi jadi lucu buat pemilik wajah yang sebenarnya ramah ini. (Dull)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here